Pantun-pantun dalam blog ini juga didedikasikan mendukung anti korupsi
Tampilkan postingan dengan label sepak-bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak-bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Januari 2011

AFF dan Bola-bola Liar PSSI

Pondasi dibangun campuran semen
Di atas pondasi dibangun pagar
Nasionalisme kita menemukan momen
Dalam fanatisme di kulit bundar

Banyak hewan di taman ria
Balon-balon banyak berterbangan
Rakyat gembira bersuka ria
Timnas AFF panen kemenangan

Tumbuh jamur karena spora
Kalau ditabur dalam gulita
Gelora Bung Karno mebakar gelora
Suporter berpesta lupakan derita

Kucing kurus mandi di papan
Tikus berebutan di parit yang kotor
Bola-bola bergulir bangkitkan harapan
Di negeri persemaian para koruptor

Melukis awan gunakan pensil
Memandang langit sambil berdiri
Timnas bermain selincah kancil
Membantai lawan di kandang sendiri

Tupai lapar mencari ubi
Kelinci makan daun selada
Kemenangan Timnas bertubi-tubi
Politisi dan partai bertepuk dada

Mencari angin di udara yang panas
Di bawah pohon bisa terlena
Rakyat berkorban mendukung Timnas
Spanduk Ketua PSSI berkibar di arena

Kuda berlari di tepi kanal
Bunglon di daun mencari ranah
Baru menang di semi final
Ketua partai hibahkan tanah

Di arena pacuan kuda-kuda binal
Kuda tunggangan berkacamata
Petik kemenangan belum final
PSSI dan politisi duluan berpesta

Banyak lumpur dalam kubangan
Ada lintah dalam gelembung
PSSI dan politisi rayakan kemenangan
Timnas diboyong ke pesta terselubung

Ada benalu tumbuh di menara
Banyak jerami di tembok kaputren
Timnas diseret ke politisasi acara
Dari makan-makan sampai pesantren

Di atas meja hidangan nasi
Ada sambal gunakan terasi
Timnas dan pelatih tak konsentrasi
Antara latihan dan undangan politisi

Kalau mendaki di Gunung Himalaya
Tak bisa gunakan mobil panser
Garuda ditekuk Harimau Malaya
PSSI berdalih gatal-gatal dan laser

Waktu senja berolahraga
Pandangan mata tidak berbinar
PSSI dan politisi ikut berlaga
Pandai mengatur bola-bola liar

Di padang berlari anak gembala
Kuat tenaga di muda usia
Timnas akhirnya tak raih piala
Pelajaran berharga bagi Indonesia


Makassar, 30 Desember 2010

Rabu, 16 Juni 2010

Sepak Bola Piala Dunia

Di padang banyak anak belia
Di tepi batu duduk bersandar
Pesta bola menyihir dunia
Solidaritas bergulir di kulit bundar

Tanam ganja di sisi pandan
Tumbuh melingkar bagai bundaran
Bola melebur batas perbedaan
Manusia menyatu di pusaran hiburan

Di padang Afrika banyak ranjau
Ranjau ditata bagai sembahan
Emosi teraduk di lapangan hijau
Ekonomi dunia di pasar taruhan

Fatamorgana di tengah lahan
Indah menggoda dipandang mata
Manusia bergumul dalam taruhan
Dari Las Vegas sampai gubuk derita

Duduk terlena di tepi waduk
Nelayan lupa membuang jala
Pegawai kantoran terkantuk-kantuk
Setia begadang nonton bola

Kalau ingin tidak lelah
Jangan konsumsi minuman santan
Jadwal rutin berubah-ubah
Sesuaikan waktu di Afrika Selatan

Duduk bersila di dalam tenda
Sambil nikmati minuman kaleng
Ada kegiatan harus ditunda
Untuk hajatan nonton bareng

Tomat berbuah seperti kelereng
Ada terong di dalam piring
Sambil berpesta nonton bareng
Artis heboh berpesta baring

Ada tupai melompat di ranting
Mengintip di daun sambil meraba
Nonton bareng dan nonton baring
Koruptor dan mafia sejenak lega


Makassar, 15 Juni 2010