Di padang banyak anak belia
Di tepi batu duduk bersandar
Pesta bola menyihir dunia
Solidaritas bergulir di kulit bundar
Tanam ganja di sisi pandan
Tumbuh melingkar bagai bundaran
Bola melebur batas perbedaan
Manusia menyatu di pusaran hiburan
Di padang Afrika banyak ranjau
Ranjau ditata bagai sembahan
Emosi teraduk di lapangan hijau
Ekonomi dunia di pasar taruhan
Fatamorgana di tengah lahan
Indah menggoda dipandang mata
Manusia bergumul dalam taruhan
Dari Las Vegas sampai gubuk derita
Duduk terlena di tepi waduk
Nelayan lupa membuang jala
Pegawai kantoran terkantuk-kantuk
Setia begadang nonton bola
Kalau ingin tidak lelah
Jangan konsumsi minuman santan
Jadwal rutin berubah-ubah
Sesuaikan waktu di Afrika Selatan
Duduk bersila di dalam tenda
Sambil nikmati minuman kaleng
Ada kegiatan harus ditunda
Untuk hajatan nonton bareng
Tomat berbuah seperti kelereng
Ada terong di dalam piring
Sambil berpesta nonton bareng
Artis heboh berpesta baring
Ada tupai melompat di ranting
Mengintip di daun sambil meraba
Nonton bareng dan nonton baring
Koruptor dan mafia sejenak lega
Makassar, 15 Juni 2010
Tampilkan postingan dengan label mustam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mustam. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Juni 2010
Selasa, 15 Juni 2010
Ariel, Luna dan Tari
Masak pulut gunakan santan
Jangan dicampur daun pepaya
Piala Dunia di Afrika Selatan
Ariel Tari Luna di dunia maya
Di atas ranjang banyak mainan
Ada boneka dan ada senjata
Video asyik menjadi tontonan
Gugup mesra di dunia nyata
Makan bersama rasanya puas
Makan sembunyi ingin yang mentah
Video panas beredar luas
Ariel dan Luna kompak membantah
Makan terong banyak berguna
Terong liar harus diolah
Heboh video Ariel dan Luna
Tak mau kalah dengan anak sekolah
Makan pizza di atas menara
Sambil ikuti sidang paripurna
DPR pun ikut angkat bicara
Merasa disaingi Ariel dan Luna
Bangun tidur kuminum susu
Agar kuat kuberorasi
Viedo Luna alihkan isu
Dari kutukan dana aspirasi
Makan gorengan tahu isi
Tahu dicampur tepung rumbia
Ariel dan Luna ke kantor polisi
Makanan enak industri media
Malam hari lakukan razia
Petugas razia makan gratis
Luna dan Ariel di Indonesia
Inilah korupsi ala artis
Makassar, 12 Juni 2010
Jangan dicampur daun pepaya
Piala Dunia di Afrika Selatan
Ariel Tari Luna di dunia maya
Di atas ranjang banyak mainan
Ada boneka dan ada senjata
Video asyik menjadi tontonan
Gugup mesra di dunia nyata
Makan bersama rasanya puas
Makan sembunyi ingin yang mentah
Video panas beredar luas
Ariel dan Luna kompak membantah
Makan terong banyak berguna
Terong liar harus diolah
Heboh video Ariel dan Luna
Tak mau kalah dengan anak sekolah
Makan pizza di atas menara
Sambil ikuti sidang paripurna
DPR pun ikut angkat bicara
Merasa disaingi Ariel dan Luna
Bangun tidur kuminum susu
Agar kuat kuberorasi
Viedo Luna alihkan isu
Dari kutukan dana aspirasi
Makan gorengan tahu isi
Tahu dicampur tepung rumbia
Ariel dan Luna ke kantor polisi
Makanan enak industri media
Malam hari lakukan razia
Petugas razia makan gratis
Luna dan Ariel di Indonesia
Inilah korupsi ala artis
Makassar, 12 Juni 2010
Selasa, 08 Juni 2010
Lingkungan Rusak
Kalau tanam kayu ulin
Jangan digali berbagai arah
Bumi gersang bencana rutin
Karena pohon habis dijarah
Cabe merah rasanya pedas
Kalau makan jangan dikunyah
Hutan rusak berganti cadas
Air kering hewan pun punah
Air kotor dalam kubangan
Diminum hewan yang merana
Manusia tega merusak lingkungan
Sebagai makhluk yang sempurna
Ikan di kolam berebut umpan
Umpan beracun ikan merona
Manusia serakah membabat hutan
Napsu ditukar dengan bencana
Api membara karena dikipas
Panas menyegat hewan melata
Tambang dicari hutan dilibas
Hasilnya dibagi tidak merata
Kalau ingin melanglang buana
Jangan memandang fatamorgana
Lingkungan rusak di mana-mana
Kesadaran manusia hanya wacana
Kapal berlayar tanpa muatan
Diringi musik orkes simponi
Bumi merana kehabisan hutan
Tanam pohon hanya seremoni
Pasang tenda memakai pasak
Tenda dibangun untuk pajangan
Pemerintah sadari lingkungan rusak
Tanam pohon buru penghargaan
Makassar, 5 Juni 2010
Jangan digali berbagai arah
Bumi gersang bencana rutin
Karena pohon habis dijarah
Cabe merah rasanya pedas
Kalau makan jangan dikunyah
Hutan rusak berganti cadas
Air kering hewan pun punah
Air kotor dalam kubangan
Diminum hewan yang merana
Manusia tega merusak lingkungan
Sebagai makhluk yang sempurna
Ikan di kolam berebut umpan
Umpan beracun ikan merona
Manusia serakah membabat hutan
Napsu ditukar dengan bencana
Api membara karena dikipas
Panas menyegat hewan melata
Tambang dicari hutan dilibas
Hasilnya dibagi tidak merata
Kalau ingin melanglang buana
Jangan memandang fatamorgana
Lingkungan rusak di mana-mana
Kesadaran manusia hanya wacana
Kapal berlayar tanpa muatan
Diringi musik orkes simponi
Bumi merana kehabisan hutan
Tanam pohon hanya seremoni
Pasang tenda memakai pasak
Tenda dibangun untuk pajangan
Pemerintah sadari lingkungan rusak
Tanam pohon buru penghargaan
Makassar, 5 Juni 2010
Rabu, 02 Juni 2010
Israel
Badai menghempas dataran Golan
Onta setia menarik pedati
Israel serang kapal kemanusiaan
Membunuh relawan sesuka hati
Di padang pasir tersimpan peti
Harta karun yang terkutuk
Membunuh relawan sesuka hati
Negara-negara hanya mengutuk
Tentara di gurun menarik pelatuk
Ingin mendengar bunyi tembakan
Negara-negara hanya mengutuk
Negara adidaya hanya menyesalkan
Buah kurma berserakan
Karena dtimpa pohon khuldi
Negara adidaya hanya menyesalkan
Karena bersekutu dengan yahudi
Ular gurun di tanah Kurdi
Mencari mangsa di tumpukan batu
Karena bersekutu dengan yahudi
Bangsa Arab tak bisa bersatu
Cleopatra sejarah ratu
Lihai dan pandai mengadu pesona
Bangsa Arab tak bisa bersatu
Israel kecil yang semena-mena
Meliuk-liuk fatamorgana
Seperti air bercampur asam
Israel kecil yang semena-mena
Bisa taklukkan si Paman Sam
Banyak domba berbulu kusam
Badanya ambruk tertembak bedil
Bisa taklukkan si Paman Sam
Dunia ditata yang tidak adil
Ilmu aljabar gunakan dalil
Bisa meinkan penjumlahan
Dunia ditata yang tidak adil
Demi kelanjutan proyek keamanan
Makassar, 2 Juni 2010
Onta setia menarik pedati
Israel serang kapal kemanusiaan
Membunuh relawan sesuka hati
Di padang pasir tersimpan peti
Harta karun yang terkutuk
Membunuh relawan sesuka hati
Negara-negara hanya mengutuk
Tentara di gurun menarik pelatuk
Ingin mendengar bunyi tembakan
Negara-negara hanya mengutuk
Negara adidaya hanya menyesalkan
Buah kurma berserakan
Karena dtimpa pohon khuldi
Negara adidaya hanya menyesalkan
Karena bersekutu dengan yahudi
Ular gurun di tanah Kurdi
Mencari mangsa di tumpukan batu
Karena bersekutu dengan yahudi
Bangsa Arab tak bisa bersatu
Cleopatra sejarah ratu
Lihai dan pandai mengadu pesona
Bangsa Arab tak bisa bersatu
Israel kecil yang semena-mena
Meliuk-liuk fatamorgana
Seperti air bercampur asam
Israel kecil yang semena-mena
Bisa taklukkan si Paman Sam
Banyak domba berbulu kusam
Badanya ambruk tertembak bedil
Bisa taklukkan si Paman Sam
Dunia ditata yang tidak adil
Ilmu aljabar gunakan dalil
Bisa meinkan penjumlahan
Dunia ditata yang tidak adil
Demi kelanjutan proyek keamanan
Makassar, 2 Juni 2010
Selasa, 01 Juni 2010
Panca Sila
1
Banyak pohon tumbuh di desa
Banyak yang hilang terkena erosi
Ketuhanan yang maha esa
Tuhan dibawa-bawa untuk korupsi
2
Banyak jualan obat mujarab
Penjual mahir gunakan dasi
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Adil dan beradab dalam korupsi
3
Semut merayap di pohon rumbia
Di atas tanah singa mengaum
Persatuan Indonesia
Bersatunya koruptor dan mafia hukum
4
Kursi dirajut dari rotan
Joknya empuk enak dijamah
Kerakyatan dan permusyawaratan
Permufakatan koprupsi berjamaah
5
Di atas lantai banyak lalat
Berebut makanan di kain kumal
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Korupsi membunuh keadilan sosial
Makassar, 1 Juni 2010
Baca juga pantuan terkait Panca Salah
Banyak pohon tumbuh di desa
Banyak yang hilang terkena erosi
Ketuhanan yang maha esa
Tuhan dibawa-bawa untuk korupsi
2
Banyak jualan obat mujarab
Penjual mahir gunakan dasi
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Adil dan beradab dalam korupsi
3
Semut merayap di pohon rumbia
Di atas tanah singa mengaum
Persatuan Indonesia
Bersatunya koruptor dan mafia hukum
4
Kursi dirajut dari rotan
Joknya empuk enak dijamah
Kerakyatan dan permusyawaratan
Permufakatan koprupsi berjamaah
5
Di atas lantai banyak lalat
Berebut makanan di kain kumal
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Korupsi membunuh keadilan sosial
Makassar, 1 Juni 2010
Baca juga pantuan terkait Panca Salah
Senin, 31 Mei 2010
Subsidi Bensin Mau Dicabut Lagi
Mendung di gunung karena kabut
Lampu menyala seperti kompor
Subsidi bensin mau dicabut
Untuk kendaraan sepeda motor
Kalau ingin membakar sabut
Jangan disulut memakai minyak
Subsidi bensin mau dicabut
Untuk kendaraan rakyat banyak
Tanam padi di lahan gambut
Padi menguning tak bisa jatuh
Subsidi bensin mau dicabut
Kendaraan mewah tak tersentuh
Pohon kelapa berakar serabut
Tumbuh di atas puncak gunung
Subsidi bensin mau dicabut
Harga barang akan melambung
Di tanah gamping tumbuh rumput
Pohon meranggas seperti menara
Subsidi bensin mau dicabut
Rakyat kecil makin singsara
Kalau ingin menggunting rambut
Jangan sampai membuka kutang
Subsidi bensin mau dicabut
Dilema negeri yang gemar berutang
Makassar, 31 Agustus 2010
Lampu menyala seperti kompor
Subsidi bensin mau dicabut
Untuk kendaraan sepeda motor
Kalau ingin membakar sabut
Jangan disulut memakai minyak
Subsidi bensin mau dicabut
Untuk kendaraan rakyat banyak
Tanam padi di lahan gambut
Padi menguning tak bisa jatuh
Subsidi bensin mau dicabut
Kendaraan mewah tak tersentuh
Pohon kelapa berakar serabut
Tumbuh di atas puncak gunung
Subsidi bensin mau dicabut
Harga barang akan melambung
Di tanah gamping tumbuh rumput
Pohon meranggas seperti menara
Subsidi bensin mau dicabut
Rakyat kecil makin singsara
Kalau ingin menggunting rambut
Jangan sampai membuka kutang
Subsidi bensin mau dicabut
Dilema negeri yang gemar berutang
Makassar, 31 Agustus 2010
Minggu, 30 Mei 2010
Saya Mau Jadi Ketua KPK
Minum anggur di atas kursi
Dalam gelap tanpa cahaya
Untuk halangi pemberantasan korupsi
Ketua KPK tujuan saya
Makan asinan dicampur cuka
Di lidah terasa aneka rasa
Pintu kesempatan telah dibuka
Saya harus tampil luar biasa
Minum kopi di atas pelana
Di punggung kuda tak beralas
Saya harus tampil sempurna
Agar terkesan berani dan ikhlas
Enak makan buah srikaya
Duduk di atas batu cadas
Untuk mencapai tujuan saya
Aturan mengganjal saya libas
Jalan berliku bisa dilalui
Sambil minum dalam gerabah
Saya pandai mengelebaui
Dengan jurus bersilat lidah
Banyak pisau sudah berkarat
Jangan gunakan memotong ikan
Saya hadapi lawan-lawan berat
Dari sesama calon titipan
Makan malam tak bisa berdaya
Kalau lapar bisa ditahan
Hanya satu mengancam saya
Kalau calon titipan Tuhan
Makan sendiri di dalam bilik
Duduk di atas lantai kotor
Saya mulai terdeteksi publik
Saya memang titipan koruptor
Makassar, 30 Mei 2010
Dalam gelap tanpa cahaya
Untuk halangi pemberantasan korupsi
Ketua KPK tujuan saya
Makan asinan dicampur cuka
Di lidah terasa aneka rasa
Pintu kesempatan telah dibuka
Saya harus tampil luar biasa
Minum kopi di atas pelana
Di punggung kuda tak beralas
Saya harus tampil sempurna
Agar terkesan berani dan ikhlas
Enak makan buah srikaya
Duduk di atas batu cadas
Untuk mencapai tujuan saya
Aturan mengganjal saya libas
Jalan berliku bisa dilalui
Sambil minum dalam gerabah
Saya pandai mengelebaui
Dengan jurus bersilat lidah
Banyak pisau sudah berkarat
Jangan gunakan memotong ikan
Saya hadapi lawan-lawan berat
Dari sesama calon titipan
Makan malam tak bisa berdaya
Kalau lapar bisa ditahan
Hanya satu mengancam saya
Kalau calon titipan Tuhan
Makan sendiri di dalam bilik
Duduk di atas lantai kotor
Saya mulai terdeteksi publik
Saya memang titipan koruptor
Makassar, 30 Mei 2010
Rabu, 26 Mei 2010
Kurikulum Tawuran Mahasiswa
Pohon tumbuh dalam lingkaran
Tumbuh merangas seperti kaktus
Semester pertama pengantar tawuran
Menjadi orientasi pengenalan kampus
Kalau ingin berkendaraan
Jangan hanya yang bermotor
Semester kedua teknik tawuran
Untuk interaksi kakak-kakak senior
Angin bertiup seperti pusaran
Dari gunung turun ke rawa
Semester ketiga strategi tawuran
Dari sentuhan lembaga mahasiswa
Kursi rotan gunakan sandaran
Kalau duduk jangan dibalik
Semester empat psikologi tawuran
Bekal berdemo di area publik
Air mengalir lewat pancoran
Jatuh di tanah menari-nari
Semester lima ideologi tawuran
Dosen mengajar sesuai teori
Kucing garong di atas hamparan
Takut mati kelihatan berani
Semester enam tukang tawuran
Almamater hanya mencetak alumni
Makassar, 26 Mei 2010
Tumbuh merangas seperti kaktus
Semester pertama pengantar tawuran
Menjadi orientasi pengenalan kampus
Kalau ingin berkendaraan
Jangan hanya yang bermotor
Semester kedua teknik tawuran
Untuk interaksi kakak-kakak senior
Angin bertiup seperti pusaran
Dari gunung turun ke rawa
Semester ketiga strategi tawuran
Dari sentuhan lembaga mahasiswa
Kursi rotan gunakan sandaran
Kalau duduk jangan dibalik
Semester empat psikologi tawuran
Bekal berdemo di area publik
Air mengalir lewat pancoran
Jatuh di tanah menari-nari
Semester lima ideologi tawuran
Dosen mengajar sesuai teori
Kucing garong di atas hamparan
Takut mati kelihatan berani
Semester enam tukang tawuran
Almamater hanya mencetak alumni
Makassar, 26 Mei 2010
Selasa, 25 Mei 2010
Demokrat dan Mallarangeng
Perahu berlayar dari Celebes
Nakodanya angkuh tak mau bersua
Partai Demokrat berpesta kongres
Anas Urbaningrum menjadi ketua
Perahu berlayar mencari benua
Gelombang lautan tak bisa ditolak
Anas Urbaningrum menjadi ketua
Andi Mallarangeng yang kalah telak
Perahu berlayar memuat perak
Lambungnya bocor air merembes
Andi Mallarangeng yang kalah telak
Setelah beriklan seperti capres
Perahu mengapung layarnya kempes
Nakoda pandai membuang jala
Setelah beriklan seperti capres
Putra SBY dirangkul pula
Perahu memuat kembang gula
Kalau berlayar di musim dingin
Putra SBY dirangkul pula
Merasa berada di atas angin
Perahu berlayar memuat pengantin
Nakoda mabuk terdampar di benteng
Merasa berada di atas angin
Semua lawan dianggap enteng
Perahu berlayar memuat genteng
Haluan menuju pulau keramat
Semua lawan dianggap enteng
Teori politik menjadi jimat
Perahu berlayar ingin selamat
Gelombang lautan harus dilalui
Teori politik menjadi jimat
Siri' dan Passe' jangan dilalai
Makassar , 24 Mei 2010
Nakodanya angkuh tak mau bersua
Partai Demokrat berpesta kongres
Anas Urbaningrum menjadi ketua
Perahu berlayar mencari benua
Gelombang lautan tak bisa ditolak
Anas Urbaningrum menjadi ketua
Andi Mallarangeng yang kalah telak
Perahu berlayar memuat perak
Lambungnya bocor air merembes
Andi Mallarangeng yang kalah telak
Setelah beriklan seperti capres
Perahu mengapung layarnya kempes
Nakoda pandai membuang jala
Setelah beriklan seperti capres
Putra SBY dirangkul pula
Perahu memuat kembang gula
Kalau berlayar di musim dingin
Putra SBY dirangkul pula
Merasa berada di atas angin
Perahu berlayar memuat pengantin
Nakoda mabuk terdampar di benteng
Merasa berada di atas angin
Semua lawan dianggap enteng
Perahu berlayar memuat genteng
Haluan menuju pulau keramat
Semua lawan dianggap enteng
Teori politik menjadi jimat
Perahu berlayar ingin selamat
Gelombang lautan harus dilalui
Teori politik menjadi jimat
Siri' dan Passe' jangan dilalai
Makassar , 24 Mei 2010
Jumat, 21 Mei 2010
Reformasi
Ular sembunyi dalam bagasi
Menangkap mangsa sambil melilit
Dua belas tahun reformasi
Seperti Orde Baru berganti kulit
Di atas kapal banyak kelasi
Ingin belajar gunakan dasi
Dua belas tahun reformasi
Tawuran mahasiswa jadi tradisi
Tukang tenun banyak kreasi
Pandai menusuk gunakan jarum
Dua belas tahun reformasi
Markus dan mafia kendalikan hukum
Kalau ingin menanak nasi
Jangan gunakan air yang kotor
Dua belas tahun reformasi
KKN merata semua sektor
Burung makan sambal terasi
Terbang ceria ke puncak menara
Dua belas tahun reformasi
Anggota dewan pandai bicara
Makassar, 21 Mei 2010
Menangkap mangsa sambil melilit
Dua belas tahun reformasi
Seperti Orde Baru berganti kulit
Di atas kapal banyak kelasi
Ingin belajar gunakan dasi
Dua belas tahun reformasi
Tawuran mahasiswa jadi tradisi
Tukang tenun banyak kreasi
Pandai menusuk gunakan jarum
Dua belas tahun reformasi
Markus dan mafia kendalikan hukum
Kalau ingin menanak nasi
Jangan gunakan air yang kotor
Dua belas tahun reformasi
KKN merata semua sektor
Burung makan sambal terasi
Terbang ceria ke puncak menara
Dua belas tahun reformasi
Anggota dewan pandai bicara
Makassar, 21 Mei 2010
Langganan:
Postingan (Atom)