Pantun-pantun dalam blog ini juga didedikasikan mendukung anti korupsi
Tampilkan postingan dengan label mustam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mustam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Juni 2010

Sepak Bola Piala Dunia

Di padang banyak anak belia
Di tepi batu duduk bersandar
Pesta bola menyihir dunia
Solidaritas bergulir di kulit bundar

Tanam ganja di sisi pandan
Tumbuh melingkar bagai bundaran
Bola melebur batas perbedaan
Manusia menyatu di pusaran hiburan

Di padang Afrika banyak ranjau
Ranjau ditata bagai sembahan
Emosi teraduk di lapangan hijau
Ekonomi dunia di pasar taruhan

Fatamorgana di tengah lahan
Indah menggoda dipandang mata
Manusia bergumul dalam taruhan
Dari Las Vegas sampai gubuk derita

Duduk terlena di tepi waduk
Nelayan lupa membuang jala
Pegawai kantoran terkantuk-kantuk
Setia begadang nonton bola

Kalau ingin tidak lelah
Jangan konsumsi minuman santan
Jadwal rutin berubah-ubah
Sesuaikan waktu di Afrika Selatan

Duduk bersila di dalam tenda
Sambil nikmati minuman kaleng
Ada kegiatan harus ditunda
Untuk hajatan nonton bareng

Tomat berbuah seperti kelereng
Ada terong di dalam piring
Sambil berpesta nonton bareng
Artis heboh berpesta baring

Ada tupai melompat di ranting
Mengintip di daun sambil meraba
Nonton bareng dan nonton baring
Koruptor dan mafia sejenak lega


Makassar, 15 Juni 2010

Selasa, 15 Juni 2010

Ariel, Luna dan Tari

Masak pulut gunakan santan
Jangan dicampur daun pepaya
Piala Dunia di Afrika Selatan
Ariel Tari Luna di dunia maya

Di atas ranjang banyak mainan
Ada boneka dan ada senjata
Video asyik menjadi tontonan
Gugup mesra di dunia nyata

Makan bersama rasanya puas
Makan sembunyi ingin yang mentah
Video panas beredar luas
Ariel dan Luna kompak membantah

Makan terong banyak berguna
Terong liar harus diolah
Heboh video Ariel dan Luna
Tak mau kalah dengan anak sekolah

Makan pizza di atas menara
Sambil ikuti sidang paripurna
DPR pun ikut angkat bicara
Merasa disaingi Ariel dan Luna

Bangun tidur kuminum susu
Agar kuat kuberorasi
Viedo Luna alihkan isu
Dari kutukan dana aspirasi

Makan gorengan tahu isi
Tahu dicampur tepung rumbia
Ariel dan Luna ke kantor polisi
Makanan enak industri media

Malam hari lakukan razia
Petugas razia makan gratis
Luna dan Ariel di Indonesia
Inilah korupsi ala artis


Makassar, 12 Juni 2010

Selasa, 08 Juni 2010

Lingkungan Rusak

Kalau tanam kayu ulin
Jangan digali berbagai arah
Bumi gersang bencana rutin
Karena pohon habis dijarah

Cabe merah rasanya pedas
Kalau makan jangan dikunyah
Hutan rusak berganti cadas
Air kering hewan pun punah

Air kotor dalam kubangan
Diminum hewan yang merana
Manusia tega merusak lingkungan
Sebagai makhluk yang sempurna

Ikan di kolam berebut umpan
Umpan beracun ikan merona
Manusia serakah membabat hutan
Napsu ditukar dengan bencana

Api membara karena dikipas
Panas menyegat hewan melata
Tambang dicari hutan dilibas
Hasilnya dibagi tidak merata

Kalau ingin melanglang buana
Jangan memandang fatamorgana
Lingkungan rusak di mana-mana
Kesadaran manusia hanya wacana

Kapal berlayar tanpa muatan
Diringi musik orkes simponi
Bumi merana kehabisan hutan
Tanam pohon hanya seremoni

Pasang tenda memakai pasak
Tenda dibangun untuk pajangan
Pemerintah sadari lingkungan rusak
Tanam pohon buru penghargaan


Makassar, 5 Juni 2010

Rabu, 02 Juni 2010

Israel

Badai menghempas dataran Golan
Onta setia menarik pedati
Israel serang kapal kemanusiaan
Membunuh relawan sesuka hati

Di padang pasir tersimpan peti
Harta karun yang terkutuk
Membunuh relawan sesuka hati
Negara-negara hanya mengutuk

Tentara di gurun menarik pelatuk
Ingin mendengar bunyi tembakan
Negara-negara hanya mengutuk
Negara adidaya hanya menyesalkan

Buah kurma berserakan
Karena dtimpa pohon khuldi
Negara adidaya hanya menyesalkan
Karena bersekutu dengan yahudi

Ular gurun di tanah Kurdi
Mencari mangsa di tumpukan batu
Karena bersekutu dengan yahudi
Bangsa Arab tak bisa bersatu

Cleopatra sejarah ratu
Lihai dan pandai mengadu pesona
Bangsa Arab tak bisa bersatu
Israel kecil yang semena-mena

Meliuk-liuk fatamorgana
Seperti air bercampur asam
Israel kecil yang semena-mena
Bisa taklukkan si Paman Sam

Banyak domba berbulu kusam
Badanya ambruk tertembak bedil
Bisa taklukkan si Paman Sam
Dunia ditata yang tidak adil

Ilmu aljabar gunakan dalil
Bisa meinkan penjumlahan
Dunia ditata yang tidak adil
Demi kelanjutan proyek keamanan


Makassar, 2 Juni 2010

Selasa, 01 Juni 2010

Panca Sila

1
Banyak pohon tumbuh di desa
Banyak yang hilang terkena erosi
Ketuhanan yang maha esa
Tuhan dibawa-bawa untuk korupsi
2
Banyak jualan obat mujarab
Penjual mahir gunakan dasi
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Adil dan beradab dalam korupsi
3
Semut merayap di pohon rumbia
Di atas tanah singa mengaum
Persatuan Indonesia
Bersatunya koruptor dan mafia hukum
4
Kursi dirajut dari rotan
Joknya empuk enak dijamah
Kerakyatan dan permusyawaratan
Permufakatan koprupsi berjamaah
5
Di atas lantai banyak lalat
Berebut makanan di kain kumal
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Korupsi membunuh keadilan sosial

Makassar, 1 Juni 2010


Baca juga pantuan terkait Panca Salah

Senin, 31 Mei 2010

Subsidi Bensin Mau Dicabut Lagi

Mendung di gunung karena kabut
Lampu menyala seperti kompor
Subsidi bensin mau dicabut
Untuk kendaraan sepeda motor

Kalau ingin membakar sabut
Jangan disulut memakai minyak
Subsidi bensin mau dicabut
Untuk kendaraan rakyat banyak

Tanam padi di lahan gambut
Padi menguning tak bisa jatuh
Subsidi bensin mau dicabut
Kendaraan mewah tak tersentuh

Pohon kelapa berakar serabut
Tumbuh di atas puncak gunung
Subsidi bensin mau dicabut
Harga barang akan melambung

Di tanah gamping tumbuh rumput
Pohon meranggas seperti menara
Subsidi bensin mau dicabut
Rakyat kecil makin singsara

Kalau ingin menggunting rambut
Jangan sampai membuka kutang
Subsidi bensin mau dicabut
Dilema negeri yang gemar berutang


Makassar, 31 Agustus 2010

Minggu, 30 Mei 2010

Saya Mau Jadi Ketua KPK

Minum anggur di atas kursi
Dalam gelap tanpa cahaya
Untuk halangi pemberantasan korupsi
Ketua KPK tujuan saya

Makan asinan dicampur cuka
Di lidah terasa aneka rasa
Pintu kesempatan telah dibuka
Saya harus tampil luar biasa

Minum kopi di atas pelana
Di punggung kuda tak beralas
Saya harus tampil sempurna
Agar terkesan berani dan ikhlas

Enak makan buah srikaya
Duduk di atas batu cadas
Untuk mencapai tujuan saya
Aturan mengganjal saya libas

Jalan berliku bisa dilalui
Sambil minum dalam gerabah
Saya pandai mengelebaui
Dengan jurus bersilat lidah

Banyak pisau sudah berkarat
Jangan gunakan memotong ikan
Saya hadapi lawan-lawan berat
Dari sesama calon titipan

Makan malam tak bisa berdaya
Kalau lapar bisa ditahan
Hanya satu mengancam saya
Kalau calon titipan Tuhan

Makan sendiri di dalam bilik
Duduk di atas lantai kotor
Saya mulai terdeteksi publik
Saya memang titipan koruptor

Makassar, 30 Mei 2010

Rabu, 26 Mei 2010

Kurikulum Tawuran Mahasiswa

Pohon tumbuh dalam lingkaran
Tumbuh merangas seperti kaktus
Semester pertama pengantar tawuran
Menjadi orientasi pengenalan kampus

Kalau ingin berkendaraan
Jangan hanya yang bermotor
Semester kedua teknik tawuran
Untuk interaksi kakak-kakak senior

Angin bertiup seperti pusaran
Dari gunung turun ke rawa
Semester ketiga strategi tawuran
Dari sentuhan lembaga mahasiswa

Kursi rotan gunakan sandaran
Kalau duduk jangan dibalik
Semester empat psikologi tawuran
Bekal berdemo di area publik

Air mengalir lewat pancoran
Jatuh di tanah menari-nari
Semester lima ideologi tawuran
Dosen mengajar sesuai teori

Kucing garong di atas hamparan
Takut mati kelihatan berani
Semester enam tukang tawuran
Almamater hanya mencetak alumni


Makassar, 26 Mei 2010

Selasa, 25 Mei 2010

Demokrat dan Mallarangeng

Perahu berlayar dari Celebes
Nakodanya angkuh tak mau bersua
Partai Demokrat berpesta kongres
Anas Urbaningrum menjadi ketua

Perahu berlayar mencari benua
Gelombang lautan tak bisa ditolak
Anas Urbaningrum menjadi ketua
Andi Mallarangeng yang kalah telak

Perahu berlayar memuat perak
Lambungnya bocor air merembes
Andi Mallarangeng yang kalah telak
Setelah beriklan seperti capres

Perahu mengapung layarnya kempes
Nakoda pandai membuang jala
Setelah beriklan seperti capres
Putra SBY dirangkul pula

Perahu memuat kembang gula
Kalau berlayar di musim dingin
Putra SBY dirangkul pula
Merasa berada di atas angin

Perahu berlayar memuat pengantin
Nakoda mabuk terdampar di benteng
Merasa berada di atas angin
Semua lawan dianggap enteng

Perahu berlayar memuat genteng
Haluan menuju pulau keramat
Semua lawan dianggap enteng
Teori politik menjadi jimat

Perahu berlayar ingin selamat
Gelombang lautan harus dilalui
Teori politik menjadi jimat
Siri' dan Passe' jangan dilalai

Makassar , 24 Mei 2010

Jumat, 21 Mei 2010

Reformasi

Ular sembunyi dalam bagasi
Menangkap mangsa sambil melilit
Dua belas tahun reformasi
Seperti Orde Baru berganti kulit

Di atas kapal banyak kelasi
Ingin belajar gunakan dasi
Dua belas tahun reformasi
Tawuran mahasiswa jadi tradisi

Tukang tenun banyak kreasi
Pandai menusuk gunakan jarum
Dua belas tahun reformasi
Markus dan mafia kendalikan hukum

Kalau ingin menanak nasi
Jangan gunakan air yang kotor
Dua belas tahun reformasi
KKN merata semua sektor

Burung makan sambal terasi
Terbang ceria ke puncak menara
Dua belas tahun reformasi
Anggota dewan pandai bicara


Makassar, 21 Mei 2010