Nonton bareng bolamania
Ada yang gembira dan gerogi
Aksi kulit bundar hipnotis dunia
Masyarakat bumi berpesta judi
Daun jatuh di dalam parit
Tak kan elok dipandang mata
Fanatik bintang dan keseblasan favorit
Banyak petaruh kehilangan harta
Banyak anak bersuka ria
Ada yang sedih dan menepuk dada
Adu taktik di Piala Dunia
Adu kelihaian menangkan pilkada
Pandai menggambar lewat pola
Gambar terpampang di atas pilar
Pemain sepakbola mainkan bola
Politisi mainkan bola-pola liar
Buat menuman gunakan ragi
Kalau diminum rasa sensasi
Di lapangan hijau beradu strategi
Wakil-wakil rakyat berargumentasi
Burung gagak terbang di awan
Marah melihat elang yang ceria
Kesebelasan Piala Dunia mengalahkan lawan
Polri berusaha mengalahkan media
Banyak lumpur dalam kubangan
Bercampur dengan lumpur galian
Pelatih sepak bola memenangkan pertandingan
Koruptor berjuang memenangkan pengadilan
Pandai berlari kuda tunggangan
Kalau berada di lapangan khusus
Suporter meneror dari luar lapangan
Mafia dan markus merekayasa kasus
Duduklah raja di tirai jeruji
Mengharap prajurit yang gagah berani
Pemain bintang disanjung dan dipuji
Pejabat yang selebritis menuntut dilayani
Makassar, 6 Juli 2010
Tampilkan postingan dengan label piala-dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label piala-dunia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Juli 2010
Rabu, 16 Juni 2010
Sepak Bola Piala Dunia
Di padang banyak anak belia
Di tepi batu duduk bersandar
Pesta bola menyihir dunia
Solidaritas bergulir di kulit bundar
Tanam ganja di sisi pandan
Tumbuh melingkar bagai bundaran
Bola melebur batas perbedaan
Manusia menyatu di pusaran hiburan
Di padang Afrika banyak ranjau
Ranjau ditata bagai sembahan
Emosi teraduk di lapangan hijau
Ekonomi dunia di pasar taruhan
Fatamorgana di tengah lahan
Indah menggoda dipandang mata
Manusia bergumul dalam taruhan
Dari Las Vegas sampai gubuk derita
Duduk terlena di tepi waduk
Nelayan lupa membuang jala
Pegawai kantoran terkantuk-kantuk
Setia begadang nonton bola
Kalau ingin tidak lelah
Jangan konsumsi minuman santan
Jadwal rutin berubah-ubah
Sesuaikan waktu di Afrika Selatan
Duduk bersila di dalam tenda
Sambil nikmati minuman kaleng
Ada kegiatan harus ditunda
Untuk hajatan nonton bareng
Tomat berbuah seperti kelereng
Ada terong di dalam piring
Sambil berpesta nonton bareng
Artis heboh berpesta baring
Ada tupai melompat di ranting
Mengintip di daun sambil meraba
Nonton bareng dan nonton baring
Koruptor dan mafia sejenak lega
Makassar, 15 Juni 2010
Di tepi batu duduk bersandar
Pesta bola menyihir dunia
Solidaritas bergulir di kulit bundar
Tanam ganja di sisi pandan
Tumbuh melingkar bagai bundaran
Bola melebur batas perbedaan
Manusia menyatu di pusaran hiburan
Di padang Afrika banyak ranjau
Ranjau ditata bagai sembahan
Emosi teraduk di lapangan hijau
Ekonomi dunia di pasar taruhan
Fatamorgana di tengah lahan
Indah menggoda dipandang mata
Manusia bergumul dalam taruhan
Dari Las Vegas sampai gubuk derita
Duduk terlena di tepi waduk
Nelayan lupa membuang jala
Pegawai kantoran terkantuk-kantuk
Setia begadang nonton bola
Kalau ingin tidak lelah
Jangan konsumsi minuman santan
Jadwal rutin berubah-ubah
Sesuaikan waktu di Afrika Selatan
Duduk bersila di dalam tenda
Sambil nikmati minuman kaleng
Ada kegiatan harus ditunda
Untuk hajatan nonton bareng
Tomat berbuah seperti kelereng
Ada terong di dalam piring
Sambil berpesta nonton bareng
Artis heboh berpesta baring
Ada tupai melompat di ranting
Mengintip di daun sambil meraba
Nonton bareng dan nonton baring
Koruptor dan mafia sejenak lega
Makassar, 15 Juni 2010
Langganan:
Postingan (Atom)